Hasil laga Indonesia vs Myanmar sore tadi, Timnas Indonesia meraih kekalahan 1-3. Sebuah laga debut yang kurang manis didapatkan Luis Milla sebagai pelatih. Di pertandingan yang dihelat di Stadion Pakansari, Cibinong, Selasa sore WIB, tim nasional Indonesia sempat unggul lebih dulu di lewat tandukan kepala Nur Hadianto di menit 22. Namun setelah itu Myanmar berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 lewat Mg Mg Lwin di menit 36 dan bahkan berbalik unggul lewat eksekusi penalti Ko Ko Kyaw di menit ke-74 dan Shi Tu Aung jelang akhir pertandingan.

Timnas Indonesia bermain agresif sejak menit awal dan langsung menekan pertahanan dari Myanmar. Tetapi, Myanmar bermain disiplin di barisan belakang dan tak memberikan ruang untuk para pemain Indonesia menciptakan peluang. Peluang terbaik Indonesia di babak ini langsung berbuah gol pada menit ke-22. Dari sisi kiri Saddil Ramdani mengirim umpan ke tiang dekat dan di sana ada partnernya di lini depan, Nur Hadianto, yang menyundul bola ke gawang Myanmar.

Pada pertandingan ini Indonesia cukup sering memainkan umpan panjang dan aksi-aksi solo run. Usai laga Milla menjelaskan situasi tersebut. Menurut pria asal Spanyol itu, umpan-umpan pendek sulit digunakan lantaran para pemain lawan tidak memberi ruang untuk melakukan hal tersebut.

“Kami sudah mencoba bermain umpan pendek, namun ada situasi yang menghalangi kami bermain pendek karena lawan tidak memberi celah untuk kami melakukan itu,” kata Milla dalam konferensi pers usai laga. “Jika kami paksakan bermain pendek, kami akan kena serangan balik. Itu sangat bahaya untuk kami. Jadi pemain memutuskan untuk bermain umpan panjang untuk mencari serangan,” lanjutnya seperti dikutip dari detik.

Debut Ezra Walian

Jika dilihat secara permainan, pemain naturalisasi Ezra Willan belum memberi pengaruh besar dalam permainan Indonesia, meski punya dua peluang bagus di laga uji tanding ini. Milla pun menjelaskan keputusannya yang dianggap terlalu cepat memainkan Ezra. Pelatih asal Spanyol itu juga bertanggung jawab atas hasil yang didapat Indonesia kontra Myanmar.

“Saya ingin melihat Ezra bermain. Itu karena dia baru dua hari bersama kami sedangkan pemain lain sudah kita miliki datanya, sedangkan dia belum. Jadi saya kasih dia kesempatan. Saya tegaskan, mainnya Ezra adalah 100 persen murni keputusan saya, dan saya bertanggung jawab apapun hasilnya,” tegas mantan pemain Barcelona dan Real Madrid itu.

Demikianlah hasil laga Indonesia vs Myanmar sore tadi yang berakhir dengan skor 1-3 untuk kekalahan Indonesia.